DO'A YANG SERING DI BACA NABI

    1. Ingatlah, kita butuh doa agar bisa istiqamah karena hati kita bisa saja berbolak-balik. Oleh karenanya, doa yang paling sering Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam panjatkan adalah,⁣⁣⁣⁣⁣⁣
    2. يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ⁣⁣⁣

      “Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik 

      (Wahai Zat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)”.⁣⁣⁣⁣⁣⁣

    3. Cerita lengkapnya bisa dilihat dalam hadits berikut.⁣⁣⁣
      1. Syahr bin Hawsyab berkata bahwa ia berkata pada istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ummu Salamah,⁣⁣⁣
      2. يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ مَا كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا كَانَ عِنْدَكِ⁣⁣⁣

        “Wahai Ummul Mukminin, apa doa yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika berada di sisimu?”⁣⁣⁣

      3. Ummu Salamah menjawab,⁣⁣⁣
      4. كَانَ أَكْثَرُ دُعَائِهِ « يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ »⁣⁣⁣

        “Yang sering dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah, ’Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii ‘ala diinik (Wahai Zat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)’.”.⁣⁣⁣

      5. Ummu Salamah pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,⁣⁣⁣
      6. يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لأَكْثَرِ دُعَائِكَ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ⁣⁣⁣

        “Wahai Rasulullah kenapa engkau lebih sering berdoa dengan doa, ‘Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii ‘ala diinik (Wahai Zat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)’.”.⁣⁣⁣

      7. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya menjawab,⁣⁣⁣
      8. يَا أُمَّ سَلَمَةَ إِنَّهُ لَيْسَ آدَمِىٌّ إِلاَّ وَقَلْبُهُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ فَمَنْ شَاءَ أَقَامَ وَمَنْ شَاءَ أَزَاغَ⁣⁣⁣

        “Wahai Ummu Salamah, yang namanya hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkannya.”⁣⁣⁣

      9. Setelah itu Mu‘adz bin Mu‘adz (yang meriwayatkan hadits ini) membacakan ayat,⁣⁣⁣
      10. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا⁣⁣⁣

        “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami”. (QS. Ali Imran [3]: 8)⁣⁣⁣

        (HR. Tirmidzi No. 3522 dan Ahmad [6/315]. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)⁣⁣⁣

Posting Komentar

0 Komentar