Dalam keadaan bersujud yang merupakan sebaik-baik kondisi untuk berdoa, berdasarkan sebuah hadits:
" أقرب ما يكون أحدكم من ربه وهو ساجد فأكثروا فيه من الدعاء "
رواه مسلم ( 482 ) من حديث أبي هريرة .
“Sedekat-dekatnya seseorang di antara kalian dengan Tuhannya adalah dalam kondisi sujud, maka perbanyaklah untuk berdoa”. (HR. Muslim: 482 dari hadits Abu Hurairah). Setelah tasyahhud dan sebelum salam, Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:
" إذا فرغ أحدكم من التشهد الأخير فليتعوذ بالله من أربع يقول :
اللهمّ إني أعوذ بك من عذاب جهنم ومن عذاب القبر ومن فتنة المحيا والممات ومن شر فتنة المسيح الدجال "
رواه البخاري ( 1311 ) ومسلم ( 588 ) - واللفظ له - من حديث أبي هريرة
“Jika salah seorang dari kalian selesai membaca tasyahhud akhir maka berlindunglah dari 4 hal dengan berdoa: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab Jahannam dan dari adzab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnah al masih Dajjal”. (HR. Bukhori: 1311 dan Muslim: 588, ini redaksi dari beliau dari hadits Abu Hurairah)
Kemudian setelah itu berdoa sesuai dengan keinginannya untuk kebaikan dunia akhirat, berdasarkan hadits Ibnu Mas’ud:
" أن النبي صلى الله عليه وسلم علّمهم التشهد ثم قال في آخره ثم ليتخير من المسألة ما شاء " رواه البخاري ( 5876 ) ومسلم ( 402 (
“Bahwa Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah mengajari mereka bertasyahhud kemudian berkata setelah itu: “Kemudian pilihlah semua permintaan sesuai dengan keinginannya”. (HR. Bukhori: 5876 dan Muslim: 402)
0 Komentar