IBADAH SELESAI, KERJA DIMULAI!

    1. Ibadah Selesai, Kerja Dimulai!. ALLAH ﷻ berfirman:
    2. فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَٱبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ

      “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia ALLAH.” [QS. Al Jumu'ah: 10]

    3. Jangan Nganggur. Rasulullah ﷺ bersabda:
    4. كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْمًا أَنْ يُضَيِّعَ مَنْ يَقُوتُ

      “Seseorang cukup dikatakan berdosa jika ia melalaikan orang yang ia wajib beri nafkah.” (HR. Abu Daud No. 1692)

    5. Mencari Kayu Bakar Lebih Baik Daripada Mengemis. Rasulullah shollallَِohu 'alaihi wasallam bersabda : “Lebih baik seseorang bekerja dengan mengumpulkan seikat kayu bakar di punggungnya dibanding dengan seseorang yang meminta-minta (mengemis), baik ada yang memberi ataupun tidak memberi sesuatu padanya.” (HR. Bukhari No. 2074)
    6. Bahkan Para Nabi 'Alaihimus Salaam Pun Bekerja!. ALLAH ﷻ berfirman:
    7. وَمَآ أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ إِلَّآ إِنَّهُم لَيَأْكُلُونَ ٱلطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِى ٱلْأَسْوَاقِ

      “Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar.” [QS. Al-Furqan: 20]

    8. Nafkah Lebih Afdhol Daripada Sedekah. Imam Nawawi berkata: “Nafkah kepada keluarga itu lebih afdal dari sedekah yang hukumnya sunnah.” (Syarh Muslim 7:82)
    9. Dan Para Sahabatpun Berdagang. Imam Nawawi rahimahumullah berkata: “Para sahabat pun berdagang. Mereka pun mengolah kurma. Yang patut dijadikan qudwah (teladan) adalah mereka (yaitu para sahabat).” (Fath Al-Bari, 11:305)

      Apabila diseru untuk shalat Jum'at, maka tinggalkanlah seluruh jual beli untuk kemudian mengingat ALLAH ﷻ.  Namun, begitu shalat Jum'at selesai ditunaikan, bersegeralah bekerja untuk mencari rezeki dan karunia ALLAH ﷻ_. Imam Nawawi berkata bahwa adalah orang-orang yang bodoh yang menanti rezeki dengan hanya duduk-duduk di masjid atau di rumah. (Fath Al-Bari, 11:305)

      Rezeki tidak datang sendiri. Melainkan harus dicari. Sebagaimana seekor burung pergi terbang mencari rezeki di pagi hari dalam keadaan perut lapar, lalu kembali di sore hari dalam keadaan kenyang. Sungguh ALLAH ﷻ Maha Pemberi Rezeki. Maka bekerjalah demi mendapatkannya, dan kerja tidak selamanya harus dari balik meja

Posting Komentar

0 Komentar